Perumahan Murah bersubsidi Pemerintah 2015 – 2016

Jasa Renovasi Rumah-Presiden Joko Widodo menargetkan program sejuta rumah murah harus selesai tahun ini. Program ini menyasar kebutuhan masyarakat kelas menengah-bawah yang belum memiliki rumah sendiri. Untuk tahun ini, program sejuta rumah murah 2016 akan dibangun serentak di semua provinsi di indonesia .

Menteri Sekretaris Negara Pratikno menjelaskan, program pembangunan sejuta rumah untuk rakyat ini bertujuan untuk memenuhi  kekurangan rumah di Indonesia yang mencapai 13,5 juta unit.

“Sekitar 60 persen atau sebanyak 603.516 dari program sejuta rumah ini ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah,” katanya dilansir dari laman Sekretariat Kabinet, Kamis (7/5/2015).

Bahkan anda bisa cari rumah dijual perumahan murah  dari tahun 2015, 2017 sampai tahun 2019 atau tahuan 2020 saya yakin pemerintah akan terus membantu kalangan masyarakat berpenghasilan rendah ( mbr ) di website perumahansubsidi.com dan akan terus update rumah subsidi karena website ini memang khusus menampilkan atau posting rumah murah bersubsidi guna membantu masyarakat mendapatkan informasi rumah murah subsidi pemerintah yang tersebar di seluruh wilayah indonesia dari sabang sampai merauke.

Mengingat harga tanah terus naik dari waktu ke waktu dan tahun ke tahun tentunya akan mempengaruhi nilai atau harga jual rumah itu sendiri, untuk itu saran saya segeralah memiliki rumah sebelum harga naik dan akan naik terus sesuai dengan kenaikan harga tanah, material dan banyaknya permintaan pasar tentunya.

Mari kita dukung program sejuta rumah untuk rakyat dari pemerintah ini dan jangan disalahgunakan, karena banyak orang kaya juga tergiur dengan rumah subsidi padahal rumah subsidi bukan untuk mereka yang sudah kaya dan bukan untuk tujuan investasi tapi untuk ditempati, sedangkan orang kaya pasti bertujuan untuk investasi karena investasi properti sangat aman dan harga terus naik, salah satu penyebab kenapa properti akan terus naik adalah karena tanah tidak bisa dibudayakan atau dikembangkan apalagi beranak tapi orang kaya bisa ternak rumah.

Promo-Kredit-Rumah-Murah-2016-300x225 Perumahan Murah bersubsidi Pemerintah 2015 – 2016

Rekomendasi saya untuk perumahan dengan lokasi strategis dan harga sangat murah bahkan uang muka atau DP paling murah yaitu Rumah Bersubsidi Pemerintah Taman Firdaus Residence anda juga bisa kunjungi websitenya rumah murah pemerintah bersubsisdi http://sejutarumah.id/

Sesuatu yang baik untuk anda dan keluarga tercinta jangan ditunda karena harga akan naik dari selalu naik. Contoh tahun 2013 harga rumah subsidi dengan tipe luas bangunan 36 dan luas tanah 72 dibanderol dengan harga KPR Rp.85.000.000 bahkan  bisa tanpa uang muka atau tanpa DP tapi sekarang di tahun 2016 ini rumah subsidi harganya sudah Rp.110 jutaan dengan rata-rata uang muka diatas 10.000.000 (Sepuluh juta rupiah) dengan fakta itu apakah anda masih akan menunda memiliki rumah subsidi? Silahkan renungkan baik-baik….. ini bukan bahasa marketing tapi faktanya demikian dan anda bisa membuktikan sendiri atau bisa tanyakan ke teman serta saudara anda yang sudah memiliki rumah bersubsidi 3 tahun atau 4 tahun yang lalu.

tapi jika anda berkunjung ke website resminya maka harga akan sangat bervariasi bahkan masih ada yang di bawah 100 juta jadi silahkan lihat lihat sendiri ya

Berikut harga jual Perumahan Murah 2016 untuk kelas ini:

Wilayah JabodetabekRp 120 juta per unit
Pulau Jawa (selain Jabodetabek) Rp 105 juta per unit
Sumatera (kecuali Bangka Belitung) Rp 105 juta  per unit
Kalimantan Rp 118 juta  per unit
Sulawesi Rp 110 juta per unit
Papua dan Papua Barat  Rp 165 juta per unit

Sisanya, sebanyak 396.484 unit rumah atau 40 persen diperuntukkan bagi kalangan menengah. Pemerintah mengalokasikan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2015 senilai Rp 13 triliun.

Presiden Jokowi telah meresmikan peluncuran program ini pada 29 April lalu di kawasan industri Ungaran, Semarang, Jawa Tengah.

Untuk mempercepat terealisasinya program ini, Pratikno menambahkan, Presiden Jokowi telah memerintahkan jajarannya untuk membuat atau mengubah kebijakan yang sudah ada. Kebijakan itu antara lain  peningkatan batas atas rumah yang bebas Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari maksimal harga Rp 140 juta menjadi Rp 300 juta.

Rumah yang dibangun dengan memakai Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) atau rumah bersubsidi ini,  nantinya akan dijual dengan harga relatif murah dan bunga cicilan rendah.

“Kalau rumah komersial uang muka dipatok 20 persen, rumah bersubsidi ini hanya menetapkan uang muka sebesar 1 persen dari harga jual. Begitu pula bunga kreditnya hanya sekitar 5 persen yang bisa dicicil hingga 20 tahun,” kata Pratikno.

Untuk pembiayaan Program Sejuta Rumah, pemerintah menggandeng bank BUMN seperti BTN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *